waktu

waktu...
ia tak terlihat, namun ia selalu ada...
dalam menentukan nasib, dalam menentukan masa depan..
tentang apa, dan siapa yang akan kita temui..
waktu tak pernah berteriak ketika banyak orang ingin membunuhnya
waktu tak pernah berteriak ketika banyak orang ingin mendahuluinya dan menghentikannya...
hanya waktu yang bisa menemani cinta, luka dan semuanya...
waktu itu tuli, tapi ia bisa mendengar jeritan dan tangisan hati yang tak diketahui orang lain..
waktu itu buta, tapi ia bisa melihat masa depan..
waktu itu bisu, tapi ia bisa mengatakan, 'semua akan berlalu'
pada setiap orang yang menyesali takdir yang mereka buat sendiri...

"Just think for tomorrow, not for something in the past"
~M. Akhyar Adnan

hidup itu...

hidup adalah untuk orang lain. ketika hidup itu berjalan dalam jawaban sebuah pertanyaan,
 'bagaimana kita berinteraksi dengan org lain'.
hidup adalah untuk diri sendiri, ketika hidup itu berjalan dalam jawaban sebuah pertanyaan,
 'bagaimana org lain berinteraksi dengan kita'.


hiduplah seperti ilalang,,, wlau tertiup angin, ia hanya bergoyang lembut tanpa bergeming pergi dari tempatnya... walau akhirnya kering dan mati, tapi ia akan kembali tumbuh dengan warna yang lebih hijau...

~Aoi

Malam itu angin bergemuruh...
Guntur meledak-ledak dan hujan berderu deras berdampingan dengan kilatan-kilatan petir...
Oh, ternyata di gubuk reot itu... tengah lahir seorang anak manusia.
Tapi tangis pertamanya ke dunia tidak disambut dengan senyum.
hanya duka dan lara...
Bukan karena kesulitan hidup yang ia alami.
Tapi karena dunia ini terlalu sempit untuk orang-orang seperti mereka..
Disana, disana dan disetiap tempat hanya dipenuhi oleh orang-orang yang hanya bisa berlindung dibawah ketiak emas ibunya,
bermegah-megahan dibawah janggut berlian ayahnya
sedangkan mereka, dicaci, dihina, diludahi
Hati mereka di cabik, disayat dan dibunuh!
Bukankah hidup ini hanyalah milik Tuhan? dan akan kembali pada Tuhan.
Tapi mengapa mereka tidak diberi tempat??
padahal, justru orang-orang seperti merekalah yang mungkin lebih terhormat di mata alam


~Pembacaan Puisi paling berani sepanjang masa....
31 October at Kantin Utara by Ryza A.

Template by:

Free Blog Templates